Istilah Dalam Internet Marketing


  • Niche adalah target market yang sudah dipersempit, yang mempunyai kebutuhan yang sangat spesifik. Semakin dalam para pemasar membagi suatu pasar berdasarkan beberapa variabel dan karakteristik yang ada, segmen-segmen akan menjadi semakin niche. Semakin besar/umum segmen pasar, semakin banyak pula menarik kompetitor lain untuk masuk. Sebaliknya, bila segmen pasar semakin niche atau semakin spesifik, maka hanya menarik satu atau sedikit kompetitor saja. Para perusahaan dan pemasar yang memahami dan bergerak dalam pasar yang sangat niche, umumnya sangat mengerti dan bisa memenuhi kebutuhan pelanggan mereka dengan sangat baik, sehingga para pelanggan bahkan rela membayar dengan harga premium.



PENGANTAR OLSHOP DASAR

Ada sangat banyak definisi mengenai online shop, yang pada intinya saya sederhanakan sebagai sebuah kegiatan untuk menjual produk atau jasa secara online melalui internet, dimana penjual dan pembeli tidak perlu bertemu secara langsung dan hanya melakukan transaksi secara digital. Pembeli setuju untuk membeli sebuah produk atau jasa, kemudian mentransfer sejumlah uang yang disepakati kepada penjual, lalu barang dikirim oleh penjual menggunakan jasa pengiriman.

Media yang bisa digunakan untuk menjalankan online shop pun sangat banyak. Mulai dari website, marketplace (contoh : tokopedia, shopee, bukalapak, lazada), media sosial (contoh : facebook, instagram, whatsapp, youtube), dan lain sebagainya. Berbagai macam platform tersebut memiliki fitur dan keunggulan masing-masing untuk mendukung kebutuhan online shop kita dan bisa digunakan untuk saling menopang satu sama lain.

Namun ada yang lebih penting dari jenis media atau platform yang akan kita gunakan untuk berjualan, yaitu bagaimana mendatangkan pengunjung, atau dalam internet marketing biasa disebut traffic. Ada dua metode untuk mendatangkan traffic, yaitu metode berbayar (paid traffic) dan metode gratis (free traffic). Keduanya memiliki keuntungan dan kekurangan masing-masing.

Metode berbayar biasanya menggunakan iklan. Jika kita menggunakan website untuk berjualan, kita bisa menggunakan iklan google atau iklan facebook untuk mendatangkan pengunjung ke toko kita. Jika kita menggunakan facebook atau instagram, kita bisa menggunakan iklan facebook.

Selain itu metode berbayar juga bisa menggunakan jasa promote oleh orang-orang terkenal, semisal selebgram atau vlogger dengan subscriber tinggi, dengan harapan para pengikut mereka akan tertarik dengan produk yang mereka rekomendasikan, karena tidak bisa dipungkiri bahwa testimoni dan ulasan produk sangat penting dalam berjualan online.

Apakah harus paham teknologi dan ilmu komputer untuk bisa menguasai dasar-dasar online shop? Tidak perlu, karena banyak cara mudah dan sederhana untuk berjualan online.

Apakah harus punya modal besar untuk bisa berjualan online? Tidak perlu, karena dengan perkembangan teknologi saat ini yang memungkinkan munculnya online shop justru semakin memudahkan kita untuk bisa berjualan dengan modal seminimal mungkin, bahkan hanya bermodal handphone.

Di dalam online shop ada istilah supplier, reseller, dropshipper. Supplier adalah penyedia produk, reseller adalah orang yang menjual kembali barang dari supplier, dropshipper adalah orang yang menjual kembali barang dari supplier tanpa harus membeli terlebih dahulu produk dari supplier.

Sebagai permulaan, menjadi dropshipper adalah pilihan yang paling menarik karena kita bisa meminimalisir modal yang harus dikeluarkan untuk memulainya. Yang harus dilakukan adalah menemukan supplier yang tepat, terpercaya, dan tentu saja melayani dropship. Dimanakah kita bisa menemukan mereka? Marketplace, website, instagram, facebook, bahkan dari pedagang toko kelontong atau siapapun yang melayani dropship.

Cara kerjanya adalah, kita mencari pembeli dengan cara menawarkan produk dari supplier, bisa berupa foto atau video dengan keterangan produk selengkap lengkapnya, dan tentu saja dengan harga jual yang sudah dinaikkan. Ketika ada pembeli, maka mereka akan transfer ke rekening kita sejumlah harga barang dan ongkos kirim dari lokasi supplier ke alamat pembeli. Setelah itu kita order barang ke supplier sesuai pesanan pembeli, serta mengirim data lengkap pembeli (nama, alamat lengkap, kode pos, nomor telepon) sekaligus ongkos kirimnya, kemudian supplier mengirimkan barang pesanan pembeli dengan atas nama toko online kita.

Jika kita memiliki modal lebih, kita bisa membeli produk dalam jumlah banyak ke supplier untuk menurunkan


Langkah Pertama


Langkah Pertama

1. Menentukan Produk Dan Target Pemasaran
Sebelum membuat akun instagram, yang pertama kali harus dilakukan adalah menentukan produk yang akan dijual, baik produk buatan sendiri maupun produk orang lain. Namun yang akan kita bahas disini adalah bagaimana berjualan lewat instagram tanpa punya produk sendiri dan tanpa harus stock barang, yaitu dengan cara dropship.

Apa itu Dropship? Sistem Dropship adalah sistem dimana anda meminta seller/ supplier untuk mengirimkan barang/ orderan ke customer anda dengan mencantumkan nama, alamat, nomor HP / toko anda sebagai pihak pengirim.

Banyak marketplace yang bisa dimanfaatkan untuk mencari supplier, seperti shopee, bukalapak, tokopedia, lazada, dll. Tapi disini akan kita fokuskan ke tokopedia terlebih dahulu. 

Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, target market terbesar untuk online shop di manapun adalah wanita, terutama usia 25 - 45. Karena saat kita membidik mereka, kita bisa sekaligus menawarkan kebutuhan keluarga mereka, mulai dari anak, suami, saudara, orangtua, dll. 


klik untuk memperbesar

Menurut CNN, Indonesia memiliki pengguna instagram aktif setiap bulannya sekitar 22 juta orang., dan dipastikan akan terus bertambah. Kemudian pada gambar diatas dijelaskan bahwa pada kuartal ketiga ditahun 2015, pengguna instagram di Indonesia adalah : 

Usia 18 - 24 tahun : 59%
Usia 25 - 34 tahun : 30%
Usia 34 - 44 tahun : 11%

Perempuan : 63%
Laki-laki : 37%

Lulusan Perguruan Tinggi : 69%
Belanja di instagram : 47%

Konten yang disukai adalah

Fashion dan aksesoris : 44%
Perangkat teknologi : 42%
Kafe dan restoran : 40%
Kosmetik dan perawatan : 36%
e-commerce besar : 34%
Makanan : 30%
Travel : 29%

Dari data diatas bisa disimpulkan bahwa pasar paling potensial adalah wanita berusia 25 - 35 tahun yang tertarik dengan fashion dan aksesoris, dengan asumsi mereka adalah ibu muda yang sudah berpenghasilan. Sementara untuk pasar usia 18 - 24 tahun adalah remaja yang kebanyakan masih belum berpenghasilan. 


Perlengkapan



Perlengkapan Yang Dibutuhkan


1. Smartphone ( Android / iPhone )
Disini akan saya bahas spesifikasi untuk android. Karena ada beberapa aplikasi yang harus diinstall untuk jualan, disarankan menggunakan Android dengan RAM minimal 2 GB. 

Aplikasi yang diperlukan :

a. Instagram
Satu aplikasi instagram bisa digunakan untuk 5 akun tanpa login logout. Cukup switch account ke akun lain.

b. Chrome ( Untuk mengakses www.jne.co.id ). 
Walaupun sudah tersedia app My JNE di playstore, tapi aplikasi tersebut kurang akurat, mengingat kesalahan menghitung ongkir ( ongkos kirim ) bisa menyebabkan kerugian, ada baiknya menghitung ongkir lewat web resmi JNE agar lebih akurat.

c. BBM 
Adakalanya dibutuhkan lebih dari satu akun BBM untuk berjualan, baca trik didalam konten. 

d. Whatsapp
Adakalanya dibutuhkan lebih dari satu akun Whatsapp untuk berjualan, baca trik didalam konten.

e. Tokopedia
Jika anda ingin berjualan online tanpa modal dan tanpa stock barang, maka sistem dropshipping bisa jadi pilihan terbaik.

2. Rekening Bank
Sebisa mungkin punya beberapa rekening bank. Minimal 4 bank utama ( BCA, BNI, BRI, Mandiri ), dan semuanya dalam keadaan aktif internet banking. 

3. Koneksi Internet
Kalau yang ini wajib ada ya untuk jualan online. 

4. Laptop ( Kalau Punya )
Dengan laptop beberapa pekerjaan akan sedikit terbantu, seperti untuk mengakses Tokopedia dan web resmi JNE. Tapi seandainyapun tidak ada laptop tidak apa apa, masih bisa diatasi dengan smartphone. 



Apa Itu Instagram Marketing?


Apa itu Instagram Marketing?

Saat ini hampir semua orang memiliki smartphone, dan banyak pekerjaan penting bisa dilakukan cukup dengan menggunakan smartphone, termasuk transaksi jual beli, maupun transaksi perbankan. Hal itu membuat banyak orang memanfaatkan berbagai macam sosial media sebagai ujung tombak pemasaran bagi bisnis mereka. Mulai dari kebutuhan rumah tangga hingga asuransi kesehatan dipromosikan lewat sosial media. 

Sayangnya kebanyakan mereka yang sudah melakukannya adalah orang orang enterpreneur atau wirausahawan yang memang sudah memiliki pengetahuan tentang bisnis dan online marketing. Sehingga orang orang yang tidak memiliki pengetahuan tentang itu harus cukup puas hanya sebagai target promosi dan calon konsumen mereka. Terlebih lagi para mamah muda yang menjadi target utama online shop lokal. 

Kenapa mamah muda? Karena mereka sibuk dengan aktifitas mereka, dan mereka punya uang, entah hasil kerja sendiri maupun pemberian suaminya. Disaat mereka sibuk mengurus rumah dan keluarga, sekaligus harus membeli berbagai macam kebutuhan rumahtangga, disaat itu mereka melihat berbagai macam iklan kebutuhan rumahtangga di sosmed mereka. Sehingga kemudian memutuskan untuk berbelanja online karena lebih praktis. 

Memang hal-hal buruk bisa terjadi dimanapun, termasuk penipuan online. Tapi sebenarnya jumlah pembeli penipu lebih banyak daripada penjual penipu. Sehingga yang seharusnya khawatir adalah penjual online, bukan pembeli online. Toh seandainya ada yang tertipu penjual nakal, mereka tinggal melaporkannya ke pihak berwajib dan memblokir rekeningnya lewat bank yang digunakan penipu. 

Maka dari itu dibuatlah tutorial ini sebagai panduan para pengguna smartphone yang ingin berjualan online dari rumah tanpa modal yang besar, supaya kita tidak hanya berperan sebagai konsumen saja, tapi juga bisa berperan sebagai pemilik toko online. Karena bisnis online ini semakin lama akan semakin besar seiring dengan perkembangan teknologi komunikasi. Jadi jangan sampai kita tertinggal dan hanya bisa menjadi konsumen.

Selamat membaca dan mencoba.


Kenapa Jualan Lewat Instagram?


Kenapa Jualan Lewat Instagram?

1. Instagram adalah sebuah aplikasi yang bisa kita download di Google Play Store (Android) atau App Store (iPhone) secara gratis. 

2. Teknologi bergeser menjadi lebih praktis. Saat ini hampir kebanyakan orang melakukan aktifitas yang berhubungan dengan online melalui handphone. Setiap saat orang menyempatkan diri untuk bersosialisasi didunia maya, walaupun untuk sekedar melepas penat ataupun bertegur sapa dengan teman. 

3. User Instagram bertambah makin banyak dari hari ke hari dan pertumbuhannya terus meningkat. Selain itu instagram saat ini menjadi pelarian setelah facebook dipenuhi dengan berita hoax dan perpecahan pandangan politik, yang membuat interaksi antar teman tidak lagi kondusif sehingga orang menjadi malas membuka facebook. 

4. Promosi di instagram sangat mudah. Anda bisa memilih antara Free atau Paid Promotion. 
  • Free Promotion berarti anda harus siap merelakan waktu untuk melakukan promosi secara manual.
  • Paid Promotion berarti anda harus siap merelakan biaya untuk melakukan promosi secara berbayar. 
5. Seseorang tidak harus menjadi teman untuk bisa melihat postingan kita. Cukup menggunakan hashtag yang tepat sesuai niche yang kita bidik, sehingga postingan kita akan tayang di halaman search orang orang yang memiliki ketertarikan sesuai dengan niche yang kita bidik. 

nb : Niche disini bisa diartikan pemilihan segmen khusus atau tema khusus untuk suatu produk. 

6. Saat kita posting di instagram, kita bisa men-settingnya untuk sekaligus posting di facebook, twitter, tumblr. Jadi lebih efektif daripada kita posting di facebook. 

7. Peraturan di instagram masih relatif lebih longgar daripada di facebook dan sosial media lain, selama kita main aman. Main aman yang dimaksud disini adalah saat kita spamming di instagram menggunakan banyak akun, sebisa mungkin aktifitasnya tidak mencurigakan. Akan dijelaskan lebih lanjut didalam konten. 

8. Interaksi antar user yang relatif lebih sopan daripada di facebook, bisa jadi karena interaksi di instagram lebih fokus pada photo yang diposting.


9. Indonesia berada di peringkat 12 dunia selama tahun 2016 dengan 8.93 juta jumlah pengguna instagram yang aktif setiap bulannya.